Kisah Sukses Jusman, Tukang Koran Jadi Sarjana di Universitas Negeri Manado, Peraih Predikat 'Cum Laude'


Perjalanan hidup menang terasa berat kalau kita tidak niatkan dalam hati, tetapi kalau hidup kita jalankan dengan hati yang tulus, mudah-mudahan bisa menjalankannya dengan baik.
TRIBUNMANADO/TRY SUTRISNO
Seperti yang dialami pemuda berusia 23 tahun ini, dia menjalankan hidupnya dengan niat dan sabar. Walaupun berasal dari latar belakang keluarga yang kurang mampu tak membuat semangat Jusman ini surut.


Merantau Demi Masa Depan yang Cerah

Foto : http://kupang.tribunnews.com/
Tinggalkan tanah kelahirannya di Enrekang Sulawesi Selatan, Jusman merantau ke Tondano Sulawesi Utara untuk menempuh studi S1 di Universitas Negeri Manado (Unima).

Siapa sangka, sarjana peraih predikat ‘Cum Laude’ yang ia peroleh hanya dalam waktu 3 tahun tersebut ternyata adalah seorang loper koran atau tukang koran.

BACA JUGA : Kisah Sukses William Tanuwijaya, Mantan Penjaga Warnet yang Kini Memiliki Tokopedia


Rela Menjadi Tukang Koran Untuk Membiayai Kuliah

Foto : youtube.com/Tribun Manado
Walaupun menjadi perantau itu tidak mudah untuk bisa mendapatkan pekerjaan, Tetapi Jusman tetap semangat untuk mencari pekerjaan. 

Hingga akhirnya ia mencoba untuk menjadi Tukang Koran. Dengan semangatnya yang tinggi Jusman banting tulang untuk jualan koran demi membiayai kuliah hingga tugas skripsinya. 

BACA JUGA : 3 Kisah Sukses Pedagang Asongan yang Berubah Menjadi Milyader


Jusman Kuliah Dalam Segala Keterbatasan

Foto : manado.tribunnews.com
Dalam sebuah wawancara bersama jurnalis Tribun Manado, Jusman menceritakan suka dukanya berjuang meraih impiannya menjadi seorang sarjana.

Alih-alih tinggal di sebuah kamar kos sewaan, Jusman dan sejumlah mahasiswa perantauan lainnya memilih untuk tinggal di sebuah ruangan yang ada di Kawasan Kampus Unima. Tanpa perlu membayar pakai uang , Tapi Jusman dan teman-temannya membayar pakai tenaga yaitu ikut membantu membersihkan lingkungan sekitar kampus. Hal ini dilakukan Jusman agar bisa menghemat biaya hidupnya.

Keterbatasan Keluarga yang Membuat Jusman Berusaha Hidup Secukupnya
Jusman berusaha hidup secukupnya untuk bisa hidup di Tondano tanpa biaya yang dikasih kedua orang tuanya.

Baginya, kuliah lebih penting, urusan makan belakangan. Bahkan jusman rela hanya makan dengan nasi dan sayur yang ia dapat dari kebun dan hutan yang ada di dekat kawasan Kampus Unima untuk sekedar mengisi perutnya yang lapar.


Foto : manado.tribunnews.com
“Kadang, tiga hari tidak makan lauk, Cuma nasi dan sayur” ungkapnya yang dilansir manado.tribunnews.com.

BACA JUGA : Kisah Sukses Budi Harta Winata, Mantan Tukang Las yang Kini Sukses Jadi Bos Perusahaan Kontruksi Baja


Berjuang Sekuat Tenaga Untuk Bisa Biaya Kuliah


Biaya kuliah yang tidak sedikit dan kebutuhan perut yang harus diisi membuat Jusman memutuskan untuk bekerja Loper Koran.

Senin sampai hari kamis ia kuliah, sedangkan hari Jumat sore hingga Minggu ia ke Manado untuk jualan koran di wilayah sekitar Paal 2.

“Sehari biasanya dapat 50 ribu, kala ramai bisa sampai 100 ribu rupiah sehari,”tuturnya yang dilansir manado.tribunnews.com.

Uang ini dihemat Jusman untuk membiayai kuliah hingga keperluan untuk skripsinya di Fakultas ilmu Keolahragaan Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.

BACA JUGA : Cara Mudah Menjadi Penulis Babe, Dibayar Jutaan Rupiah Menjadi Penulis Di Babe


Jusman Berusaha Membagi Waktunya Untuk Belajar dan Berjualan

Foto : manado.tribunnews.com
Walaupun Jusman sibuk menjual koran, dia tetap membagi waktunya untuk belajar.

“Biasanya bawa bahan kuliah hingga bahan skripsi saat jualan koran,”ujarnya seperti dilansir manado.tribunnews.com.

Dirinya mengaku tak mengalami kesulitan membagi waktu antara belajar dan jualan koran.

Semua itu dilakukan agar Jusman bisa mengapai cita-citanya menjadi dosen sehingga bisa membanggakan keluarganya suatu hari nanti. 

Berkat Kerja Kerasnya Jusman Berhasil Jadi Sarjana dengan predikat ‘Cum Laude’

Memang terbukti kalau usaha itu tidak akan pernah mengkhianati hasil. Berkat kerja kerasnya Jusman akhirnya bisa mengapai cita-citanya.

Tanggal 9 Agustus lalu ia diwisuda dan menjadi satu dari tiga Sarjana yang lulus dengan predikat ‘Cum Laude’.


Foto : manado.tribunnews.com

Kunci Keberhasilan Jusman Yaitu “Tekun dan Kerja Keras”

Foto : manado.tribunnews.com
“Yang terpenting adalah ketekunan dan kerja keras. Jaga pergaulan karena itu juga sangat menentukan,” ungkapnya yang dilansir manado.tribunnews.com.

Pemuda ini berencana untuk kembali ke kampung halamannya usai diwisuda untuk bertemu dengan keluarganya.

BACA JUGA : Panduan Lengkap Cara Menjadi Orang Sukses dan Pintar


Impiannya Jusman Tidak Hanya Berhenti Begitu Saja

Masih ada impian yang masih ingin ia kejar setelah jadi sarjana. 

“Masih ingin lanjut kuliah lagi. Karena biayanya besar, jadi berusaha untuk dapat beasiswa,” tuturnya yang dilansir dari manado.tribunnews.com.

Berukut petikan wawancara bersama Jusman, Loper Koran yang lulus jadi Sarjana dengan predikat ‘Cum Laude’ :


BACA JUGA : 5 Sifat Pengusaha Sukses yang Perlu Kamu Contoh dari Sekarang


Akhir Kata

Nah itu dia kisah sukses perjuangan Juman, tukang koran yang lulus jadi sarjana dengan predikat ‘Cum Laude’. Jadi pada intinya kalau kita ingin mengapai apa yang kita mau. Kita juga harus mempunyai kemauan yang kuat untuk bisa mengapai semua itu. Intinya tetap berdoa dan berusaha.

Semoga dengan adanya artikel ini dapat bermanfaat khususnya buat pembaca setia Laptop Si Ipat.

Apabila kamu suka dengan artikel ini kalian dapat share ke teman-teman kalian ya. Terimakasih:)
Kisah Sukses Jusman, Tukang Koran Jadi Sarjana di Universitas Negeri Manado, Peraih Predikat 'Cum Laude' Kisah Sukses Jusman, Tukang Koran Jadi Sarjana di Universitas Negeri Manado, Peraih Predikat 'Cum Laude' Reviewed by Ilfat Bariki on 9/25/2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

CPNS 2018

[cpns]

Breaking News

[Breaking News]

Kisah Sukses

[Inspirasi]

Seputar Coding

[Coding]

Review

[Review]

Blooging

[Blooging]

SEO

[SEO]

Kesehatan

[Health]

Career

[Karir]

Travelling

[Travelling]

Networking

[Materi IT]

Bisnis Online

[Bisnis Online]

Tips dan Trick

[Tips dan trick]

Software

[Software]

Game

[Game]

Kisah Sukses

[inspirasi]
Diberdayakan oleh Blogger.